Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Ibu...
Sungguh walaupun kita menulis ribuan halaman untuk mengungkapkan
pujian dan sanjungan kita terhadap ibu, dan mencoba untuk menuliskannya
dengan tinta darah sekalipun, sungguh itupun tidak akan cukup dan tidak
akan bisa membalas jasa-jasa ibu kitaâ€
Dan apa yang kita lakukan hanya mencoba sedikit mengurai tentang rasa
kekaguman kita, rasa bangga kita terhadap sosok ibu kita, mencoba untuk
mengenang perjuangan, pengorbanan dan cinta beliau ataupun kita mencoba
untuk mengungkap segala kekecewaan kita terhadap mereka maka
ungkapkanlah dengan bahasa indah dan penuh kesantunan agar tidak melukai
hati orang tua kita.
“Seorang Ibu juga manusia, ada keterbatasan dan kekurangan yang ada
dalam dirinya, baik terbatas dari kondisi fisik, pendidikan, dan
ekonomi.Maka maafkanlah segala kekurangannya dalam mendidik kita,
mencintai dan mengasuh kita.Kadangkala ia lupa, bahkan tersalah,
melakukan kesalahan terhadap anak dan keluarganya.Maka taka ada kata
yang paling indah selain memaafkan dan tetap memeprelakukan mereka
dengan santun.
http://kesehatan.kompasiana.com/ibu-dan-…
Kasih Ibu Seluas Samudera
Ibu merupakan sosok mahluk yang dimuliakan oleh Allah swt, terbukti
dengan adanya berbagai surat di dalam al-Qur’an yang banyak
menceritakan tentang perngorbanan seorang ibu. Selain itu pula juga
tertuang dalam hadist Rasulullah saw. Dimana dalam hadist tersebut bahwa
seorang anak harus mendahului kewajibannya terhadap ibunya karena
kedudukan seorang ibu lebih mulia oleh karena itu ada ungkapan jika
syurga di bawah telapak kaki ibu.
Perjuangan seorang ibu dalam menyambung nyawa kita sebagi anak sangatlah
berat dan banyak menuai rintangan. Dengan berbagai cara akan dilakukan
seorang ibu untuk tetap membahagiakan sang buah hatinya, walupun
terkadang hati seorang ibu itu tersakiti oleh tingkah laku sang anak.
Hal itu tak akan merubah rasa sayang seorang ibu terhadap anaknya dan
ibu pun akan selalu memaafkan segala bentuk kesalahan dari anaknya.
Begitu besar cinta dan pengorbanan seorang ibu sampai nyawanya pun ikut dia pertaruhkan demi anaknya.
http://muzakki.com/membina-keluarga/memb…
Cinta Kasih Dan Hutang Ibu Pada Anak
Tak ada habisnya bicara soal kebaikan, keagungan, ikhlas dan ketulusan,
perjuangan, cinta, kasih sayang dan gambaran lainnya dari sosok seorang
Ibu.
http://saungweb.blogspot.com/2009/12/cin…
http://webmdmk.blogspot.com/2011/10/baha…
Jasa Ibu yang Terlupakan
Dikisahkan ketika Rasulullah sedang berthawaf, beliau bertemu dengan
seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai thawaf
Rasulullah SAW bertanya epada anak muda itu, ‘’Kenapa pundakmu
itu?’’ Jawab anak muda itu, ‘’Ya Rasulullah, saya dari Yaman.
Saya mempunyai seorang Ibu yang sudah uzur. Saya sangat mencintai dia
dan saya tidak pernah melepaskan dia. Saya melepaskan ibu saya hanya
ketika buang hajat, ketika shalat, atau ketika istirahat, selain itu
sisanya saya selalu menggendongnya.’’
Kemudian anak muda itu bertanya, ‘’Ya Rasulullah, apakah aku sudah
termasuk ke dalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua?’’
Rasulullah saw sangat terharu mendengarnya, sambil memeluk anak muda itu
beliau bersabda, ‘’Sungguh Allah ridha kepadamu, kamu anak yang
saleh, anak yang berbakti. Tapi anakku, ketahuilah, cinta orang tuamu
tidak akan terbalaskan oleh pengorbanan dan kebaikanmu.’’
http://www.dpu-online.com/artikel/detail…
Ingatlah Jasa Ibu Kita ( KISAH HATI IBU - Ribuan Kilo Jalan..Hidup Demi Anaknya )
Bacalah surat ini. Dan kau boleh merobek-robeknya setelah itu, seperti saat engkau meremukkan kalbuku sebelumnya.
Sejak dokter mengabari tentang kehamilan, aku berbahagia. Ibu-ibu sangat
memahami makna ini dengan baik. Awal kegembiraan dan sekaligus
perubahan psikis dan fisik. Sembilan bulan aku mengandungmu. Seluruh
aktivitas aku jalani dengan susah payah karena kandunganku. Meski
begitu, tidak mengurangi kebahagiaanku. Kesengsaraan yang tiada
hentinya, bahkan kematian kulihat didepan mataku saat aku melahirkanmu.
Jeritan tangismu meneteskan air mata kegembiraan kami.
Berikutnya, aku layaknya pelayan yang tidak pernah istirahat.
Kepenatanku demi kesehatanmu. Kegelisahanku demi kebaikanmu. Harapanku
hanya ingin melihat senyum sehatmu dan permintaanmu kepada Ibu untuk
membuatkan sesuatu.
https://www.facebook.com/note.php?note_i…
Kedudukan Seorang Ibu
Dalam Tanzil-Nya yang mulia, Allah k berfirman:
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (untuk berbakti kepada) kedua
orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang
bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun maka bersyukurlah
kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu dan hanya kepada-Kulah
kembalimu.†(Luqman: 14)
Di tempat lain, Dia Yang Maha Suci berfirman:
“Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua
orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah dan
melahirkannya dengan susah payah pula. Mengandungnya sampai menyapihnya
adalah tiga puluh bulan….†(Al-Ahqaf: 15)
http://asysyariah.com/kedudukan-seorang-…
http://dedi5611.blogdetik.com/index.php/…
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Ibumu adalah
Ibunda darah dagingmu
Tundukkan mukamu
Bungkukkan badanmu
Raih punggung tangan beliau
Ciumlah dalam-dalam
Hiruplah wewangian cintanya
Dan rasukkan ke dalam kalbumu
Agar menjadi azimah bagi rizki dan kebahagiaan
Ucapan Ibu adalah Ucapan Allah SWT.
Surga di bawah telapak kaki ibu, ini ungkapan implisit (tersirat).
Secara eksplisit salah satunya bahwa
“Ucapan Ibu adalah Ucapan Tuhan”, dan saya meyakini hal itu.
Setiap ibu pasti mendoakan yang terbaik untuk anaknya.
Persoalannya, yang dikabulkan Allah SWT adalah “apa yang DIRASAKAN ibu”, bukan “apa yang diinginkan ibu”.
Karena “doa sesungguhnya” seorangi manusia adalah apa yg muncul/ada
dihatinya (yg dia rasakan, bukan yg dia pikirkan/inginkan. Bukan yg
terucap di mulut, tetapi yg terasa di hati).
Allah SWT selalu mengabulkan doa tsb (yg ada ada di hati manusia), diminta maupun tidak diminta.
Ketika seorang ibu berdoa yang indah-indah untuk kebahagiaan anaknya.
Namun pada saat yang sama, hati ibu tsb merasa sedih karena tindakan
anaknya. Maka perasaan sedih itulah yang dikabulkan Allah SWT, bukan doa
ibu yang indah-indah tsb.
Apapun yang hadir dalam perasaan ibu, itu merupakan doa ibu, dan sesuai
janji Allah akan mengabulkannya dan menjadikannya kenyataan.
Tugas kita sebagai anak, sangat sederhana yaitu “bahagiakanlah ibu”.
Bagaimana membahagiakan ibu ? Dengan cara, penuhilah harapan ibu kepada kita.
https://www.facebook.com/notes/al-quran-…
Renungan
Kita tidak tahu akan berapa lama lagi kita bisa menatap wajah ibu bapak kita.
Andaikata ibu bapak kita sudah terbungkus kafan,
Tidak ada lagi wajah yang bisa ditatap,
Tidak ada lagi tangan yang bisa kita cium,
Tidak ada lagi oleh-oleh yang bisa kita bawakan,
Tidak ada lagi sapaan yang bisa kita tunggu,
Tidak ada lagi doanya untuk kita. Andai ibu bapak kita sudah berada di
liang lahat maka tidak pernah lagi kita melihat lagi mereka dirumah
Andai tanah sudah menimbun jasadnya.
Jangan sia siakan ibu bapak kita Sampai kapanlah kita akan melukai
hatinya, seburuk apapun keadaannya darah dagingnya melekat pada tubuh
kita.
Solehkanlah yang orang tuanya yang belum soleh
Muliakan yang orang tuanya terhina
Saudaraku kenanglah kebaikan orang tua kita, Dimana gerangan di akhirat
keluarga kita berkumpul, adik, kakak, apakah kita kan kumpul di surga
berjumpa dengan Rosul Allah atau cerai berai di neraka
Ya Allah utuhkan keluarga kami di dunia ini mulia, utuhkanlah keluarga kami di surgaMu mulia
Ya Allah karuniakan kepada kami hati yang penuh cinta, cinta kepadamu
ya Allah, dan golongkanlah hati ini menjadi hati yang selalu rindu ingin berjumpa dengan Mu.
https://www.facebook.com/nasehat.n.doaib…
Kisah Kasih Ibu. Baca dan Menangislah..
Ibuku Seorang Pembohong ? Sukar untuk orang lain percaya, tapi itulah
yang terjadi, ibu saya memang seorang pembohong!! Sepanjang ingatan saya
sekurang-kurangnya 8 kali ibu membohongi saya. Saya per
lu catatkan segala pembohongan itu untuk dijadikan renungan anda sekalian. .
Cerita ini bermula ketika saya masih kecil. Saya lahir sebagai seorang
anak lelaki dalam sebuah keluarga sederhana. Makan minum serba
kekurangan.
KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA.
Ketika saya mulai besar, ibu yang gigih sering meluangkan waktu
senggangnya untuk pergi memancing di sungai sebelah rumah. Ibu berharap
dari ikan hasil pancingan itu dapat memberikan sedikit makanan untuk
membesarkan kami. Pulang dari memancing, ibu memasak ikan segar yang
mengundang selera. Sewaktu saya memakan ikan itu, ibu duduk di samping
kami dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang bekas
sisa ikan yang saya makan tadi.Saya sedih melihat ibu seperti itu. Hati
saya tersentuh lalu memberikan ikan yg belum saya makan kepada ibu.
Tetapi ibu dengan cepat menolaknya. Ibu berkata : “Makanlah nak, ibu tak
suka makan ikan.”
KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA.
Di awal remaja, saya masuk sekolah menengah. Ibu biasa membuat kue untuk
dijual sebagai tambahan uang saku saya dan abang. Suatu saat, pada
dinihari lebih kurang pukul 1.30 pagi saya terjaga dari tidur.. Saya
melihat ibu membuat kue dengan ditemani lilin di hadapannya. Beberapa
kali saya melihat kepala ibu terangguk karena ngantuk. Saya berkata :
“Ibu, tidurlah, esok pagi ibu kan pergi ke kebun pula.” Ibu tersenyum
dan berkata : “Cepatlah tidur nak, ibu belum ngantuk.”
KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT.
Di akhir masa ujian sekolah saya, ibu tidak pergi berjualan kue seperti
biasa supaya dapat menemani saya pergi ke sekolah untuk turut
menyemangati. Ketika hari sudah siang, terik panas matahari mulai
menyinari, ibu terus sabar menunggu saya di luar. Ibu seringkali saja
tersenyum dan mulutnya komat-kamit berdoa kepada allah agar saya lulus
ujian dengan cemerlang. Ketika lonceng berbunyi menandakan ujian sudah
selesai, ibu dengan segera menyambut saya dan menuangkan kopi yang sudah
disiapkan dalam botol yang dibawanya. Kopi yang kental itu tidak dapat
dibandingkan dengan kasih sayang ibu yang jauh lebih kental. Melihat
tubuh ibu yang dibasahi peluh, saya segera memberikan cawan saya itu
kepada ibu dan menyuruhnya minum. Tapi ibu cepat-cepatmenolaknya dan
berkata : “Minumlah nak, ibu tak haus!!”
KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA.
Setelah ayah meninggal karena sakit, selepas saya baru beberapa bulan
dilahirkan, ibulah yang mengambil tugas sebagai ayah kepada kami
sekeluarga. Ibu bekerja memetik cengkeh di kebun, membuat sapu lidi dan
menjual kue-kue agar kami tidak kelaparan. Tapi apalah daya seorang ibu.
Kehidupan keluarga kami semakin susah dan susah. Melihat keadaan
keluarga yang semakin parah, seorang tetangga yang baik hati dan tinggal
bersebelahan dengan kami, datang untuk membantu ibu. Anehnya, ibu
menolak bantuan itu… Para tetangga sering kali menasihati ibu supaya
menikah lagi agar ada seorang lelaki yang menjaga dan mencarikan nafkah
untuk kami sekeluarga.. Tetapi ibu yang keras hatinya tidak mengindahkan
nasihat mereka. Ibu berkata : “Saya tidak perlu cinta dan saya tidak
perlu laki-laki.”
KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM.
Setelah kakak-kakak saya tamat sekolah dan mulai bekerja, ibu pun sudah
tua. Kakak-kakak saya menyuruh ibu supaya istirahat saja di rumah. Tidak
lagi bersusah payah untuk mencari uang. Tetapi ibu tidak mau. Ibu rela
pergi ke pasar setiap pagi menjual sedikit sayur untuk memenuhi
keperluan hidupnya. Kakak dan abang yang bekerja jauh di kota besar
sering mengirimkan uang untuk membantu memenuhi keperluan ibu, pun
begitu ibu tetap berkeras tidak mau menerima uang tersebut. Malah ibu
mengirim balik uang itu, dan ibu berkata : “Jangan susah-susah, ibu ada
uang.”
KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH.
Setelah lulus kuliah, saya melanjutkan lagi untuk mengejar gelar sarjana
di luar negeri. Kebutuhan saya di sana dibiayai sepenuhnya oleh sebuah
perusahaan besar. Gelar sarjana itu saya sudahi dengan cemerlang,
kemudian saya pun bekerja dengan perusahaan yang telah membiayai sekolah
saya di luar negeri. Dengan gaji yang agak lumayan, saya berniat
membawa ibu untuk menikmati penghujung hidupnya bersama saya di luar
negeri. Menurut hemat saya, ibu sudah puas bersusah payah untuk kami.
Hampir seluruh hidupnya habis dengan penderitaan, pantaslah kalau
hari-hari tuanya ibu habiskan dengan keceriaan dan keindahan pula.
Tetapi ibu yang baik hati, menolak ajakan saya. Ibu tidak mau
menyusahkan anaknya ini dengan berkata ; “Tak usahlah nak, ibu tak bisa
tinggal di negara orang.”-
KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.
Beberapa tahun berlalu, ibu semakin tua. Suatu malam saya menerimaberita
ibu diserang penyakit kanker di leher, yang akarnya telah menjalar
kemana-mana. Ibu mesti dioperasi secepat mungkin. Saya yang ketika itu
berada jauh diseberang samudera segera pulang untuk menjenguk ibunda
tercinta. Saya melihat ibu terbaring lemah di rumah sakit, setelah
menjalani pembedahan. Ibu yang kelihatan sangat tua, menatap wajah saya
dengan penuh kerinduan. Ibu menghadiahkan saya sebuah senyuman biarpun
agak kaku karena terpaksa menahan sakit yang menjalari setiap inci
tubuhnya. Saya dapat melihat dengan jelas betapa kejamnya penyakit itu
telah menggerogoti tubuh ibu, sehingga ibu menjadi terlalu lemah dan
kurus.. Saya menatap wajah ibu sambil berlinangan air mata. Saya cium
tangan ibu kemudian saya kecup pula pipi dan dahinya. Di saat itu hati
saya terlalu pedih, sakitsekali melihat ibu dalam keadaan seperti ini.
Tetapi ibu tetaptersenyum dan berkata : “Jangan menangis nak, ibu tak
sakit.” Setelah mengucapkan pembohongan yang kedelapan itu, ibunda
tercinta menutup matanya untuk terakhir kali. Dibalik kebohongannya,
tersimpan cintanya yang begitu besar bagi anak2nya. Anda beruntung
karena masih mempunyai orangtua… Anda boleh memeluk dan menciumnya.
Kalau orangtua anda jauh dari mata, anda boleh menelponnya sekarang, dan
berkata, “Ibu/Ayah, saya sayang ibu/ayah.” Tapi tidak saya lakukan,
hingga kini saya diburu rasa bersalah yang amat sangat karena biarpun
saya mengasihi ibu lebih dari segala-galanya, tapi tidak pernah
sekalipun saya membisikkan kata-kata itu ke telinga ibu, sampailah saat
ibu menghembuskan nafasnya yang terakhir.Ibu, maafkan saya. Saya sayang
ibu…….
https://www.facebook.com/nasehat.n.doaib…
http://dedi5611.blogdetik.com/?cat=11977
Sudahkah Kita Menyayangi Ibu Kita???
Selamat Ulang Tahun Mamahku Sayang.
17102012
Hari ini adalah hari yang sangat spesial untuk kami. Karena pada 45 tahun yang lalu ALLAH mengirim Mamahku ke dunia.
Aku sangat bangga memiliki Mamah seperti beliau. Mamah yang perhatian,
penyayang, dan selalu mengerti serta satu-satunya orang yang tidak
pernah bosan mendengar ceritaku waktu aku dan adikku masih kecil.
Ketulusanmu dan kasih sayangmu adalah bekal hidupku, aku akan senantiasa berusaha membuatmu bahagia.
Sungguh besar pengorbanan Mamah sepanjang hidupku ini sungguhlah sangat
berarti dari hal kecil dan hingga hal yang hampir merenggut nyawanya
saat memperjuangkan anaknya, aku untuk lahir kedunia yang kejam ini ya
ALLAH.

Enam tahun telah berlalu dihari ulang tahun Mamah kami tak bisa lagi memeluk dan mengecup keningnya.
Semua yang Mamah telah berikan tak sanggup kubalas semua ya ALLAH, apa
yang Mamah berikan padaku melebihi apa yang lain berikan kapadaku
kecuali Engkau ya ALLAH.
Mah, kini anak-anakmu sudah tumbuh dewasa, biar Mamah tidak ada di sisi
kami tapi Mamah selalu melekat di hati kami. Jangan kuatir Mah, Bapak
masih seperti dulu, kasih sayangnya tidak berubah biar kami sudah
dewasa, Bapak masih setia pada Mamah, dia masih sendiri, menjadi seorang
ayah dan ibu bagi kami. Kami tambah sayang pada bapak yang kelihatannya
semakin tua.
Kami anak-anakmu hanya bisa membalas jasa Mamah dengan sebuah Doa yang tulus dari lubuk hati yang terdalam.
Dalam doa kami ini ya ALLAH, hambamu hanya mengharapkan agar Mamah menerima seluruh berkah dan rahmatMu.
Doa hambaMu ini dengan tulus dari hati yang terdalam walau tak bisa diungkap secara langsung pada Mamah ya ALLAH.
Semoga Mamah mengerti betapa pedulinya aku, betapa aku menyayanginya juga ya ALLAH.
Kabulkanlah doa kami kali ini ya ALLAH, doa kecil yang tak berarti dibanding segala jasanya di dunia ini ya ALLAH.
“ALLAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WA ‘AAFIHI WA’FU ‘ANHU WA AKRIM NUZULAHU
WA WASSI’ MUDKHALAHU WAGHSILHU BILMAA`I WATS TSALJI WAL BARADI WA
NAQQIHI MINAL KHATHAAYAA KAMAA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANASI
WA ABDILHU DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHI WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLIHI WA
ZAUJAN KHAIRAN MIN ZAUJIHI WA ADKHILHUL JANNATA WA A’IDZHU MIN ‘ADZAABIL
QABRI AU MIN ‘ADZAABIN NAAR
(Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia dan
maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnyak,
bersihkanlah ia dengan air, salju dan air yang sejuk. Bersihkanlah ia
dari segala kesalahan, sebagana Engkau telah membersihkan pakaian putih
dari kotoran, dan gantilah rumahnya -di dunia- dengan rumah yang lebih
baik -di akhirat- serta gantilah keluarganya -di dunia- dengan keluarga
yang lebih baik, dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik.
Masukkanlah ia ke dalam surga-Mu dan lindungilah ia dari siksa kubur
atau siksa api neraka).”

http://maripeduli.blogspot.com/search/la…
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Cinta – Sudahkah Kita Menyayangi Ibu Kita???
Bismillahirrohmaanirrohiim…
Catatan ini mungkin adalah sebuah bukti kerinduanku kepada orang tuaku. Ibu khususnya. Rindu kepada sosok yang menentramk
an hati saat gundah, menenangkan jiwa
dalam risau,dan kaulah sosok yang membimbingku menjadi seperti ini.
Ibu…catatan ini untukmu dan untuk setiap kita yang merindukan sosok
penuh cinta ini. Cintailah ibu kita seperti ibu mencintai kita meskipun
kita tak sanggup melebih cinta ibu kepada kita. Cinta ini
kupersembahkan untuk ibu.
Lagi-lagi tentang pengalaman pribadi saya. Tentang ibu, ya tentang ibu.
Pengalaman atau lebih tepatnya motivasi dari seorang ustadz buat saya.
Ini merupakan pengalaman pribadi ustadz saya yang pernah saya lakukan
di waktu yang lalu. Semoga dengan cerita ini dapat memotivasi saya dan
teman-teman untuk lebih mencintai ibu kita.
http://cerpencinta1.wordpress.com/2011/08/14/cinta-sudahkah-kita-menyayangi-ibu-kita/
http://www.hidayatullah.com/read/20355/24/12/2011/jangan-terlambat-menyayangi-ibu!.html
http://dedi5611.blogdetik.com/
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Do'a Anak yang soleh terhadap Orang Tua
Walau seburuk apapun perangai kedua orang tua kita itu bukan urusan
kita, urusan kita ialah menjaga mereka dengan penuh kasih sayang
sebagaimana mereka men
jaga kita sewaktu kecil hingga dewasa.
Walau banyak sekali dosa yang mereka lakukan, itu juga bukan urusan
kita, urusan kita ialah meminta ampun kepada Allah S.W.T supaya kedua
orang tua kita diampuni Allah S.W.T.
Doa anak yang soleh akan
membantu kedua orang tuanya mendapat tempat yang baik di akhirat, inilah
yang dinanti-nantikan oleh para orang tua di alam kubur.
Sayang
seorang anak kepada ibu dan bapanya bukan melalui hantaran uang, tetapi
sayang seorang anak pada kedua orang tuanya ialah dengan doanya supaya
kedua orang tuanya mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah.
http://www.dzikir.org/index.php/mutiara-hikmah/100-doa-anak-yang-soleh-terhadap-orang-tua http://muslim12.wordpress.com/2010/01/06/277/ http://dedi5611.blogdetik.com/perihal/

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Doa Seorang Ibu untuk Anaknya…
Bismillahirrohmanirrohim
Ya Allah ya Salam
Ketika Engkau menebar keselamatan pada hari ini,
maka dahulukanlah untuk anakku ini…
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Dahsyatnya Do’a IbuApa
http://dedi5611.multiply.com/journal/item/74

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Memaknai do'a anak Shaleh
Dalam agama Islam diajarkan bahwa ada tiga amalan yang akan terus
mengalir pahalanya walau pemiliknya telah meninggalkan dunia fana yaitu ;
1.Ilmu yang bermanfaat
2.Am
al jariyah dan
3.Do'a anak sholeh
Ini bermakna bahwa orang tua diminta untuk mendidik anaknya agar
menjadi anak yang shaleh/ shalehah yang kelak diharapkan akan terus
mendoakan orang tuanya. Pesan dari ajaran tersebut adalah pesan tentang
pendidikan, pendidikan kepada anak, yang ganjarannya begitu menggiurkan
karena pahalanya akan terus mengalir meski kita sudah meninggal.
http://bimbingan-umat.blogspot.com/2012/04/memaknai-doa-anak-shaleh.html Doa untuk Ibu Bapak / Orang Tua
Apabila anak Adam wafat putuslah amalnya kecuali tiga yaitu sodaqoh
jariyah, pengajaran dan penyebaran ilmu yang dimanfaatkannya untuk orang
lain, dan anak yang mendoakannya. (HR. Muslim)
http://media-islam.or.id/2008/03/06/doa-untuk-ibu-bapak-orang-tua/
Dalam agama Islam diajarkan bahwa ada tiga amalan yang akan terus
mengalir pahalanya walau pemiliknya telah tinggalkan dunia fana yaitu ;
1.ilmu yang bermanfaat
2.amal jariyah dan
3.doa anak sholeh
http://satriadharma.com/2008/12/12/doa-anak-sholeh/
Berbicara mengenai kebaikan orang tua pasti tidak akan ada habisnya.
Kasih sayang mereka tidak pernah terputus, selalu mengalir bagai air
sungai yang jernih dengan ketulusannya. Di bulan yang penuh rahmat Allah
ini, saya memposting doa yang saya persembahkan untuk para orang tua
khususnya kedua orangtua saya. Semoga Allah selalu merahmati mereka dan
selalu memberikan kita kemauan dan kemampuan untuk melakukan yang
terbaik buat orang tua kita. Allahumma Amin………
http://www.ayasnotes.com/untukmu-ya-ummi-wa-abi.html Doa untuk Kedua Orang Tua / Ibu Bapak
Untuk mengingatkan buat kita khususnya saya sendiri, tulisan ini
merupakan kumpulan dari beberapa doa untuk kedua orang tua / ibu bapak
agar kita selalu berbakti kepadanya, seperti diutarakan pada Hadist
Riwayat Muslim berikut ini;
http://www.mfaisal.com/2008/12/28/doa-untuk-kedua-orang-tua-ibu-bapak/ 32 Cara Berbakti kepada Orangtua
Berbicaralah kamu kepada kedua orang tuamu dengan adab dan janganlah
mengucapkan “Ah” kepada mereka, jangan hardik mereka, berucaplah kepada
mereka dengan ucapan yang mulia.
http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/02/16/32-cara-berbakti-kepada-orangtua/ http://dedi5611.blogdetik.com/perihal/

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Do’a Meminta Anak yang Sholeh
Setiap orang yang telah berumah tangga atau akan pasti menginginkan si
buah hati. Mungkin ada yang telah menanti bertahun-tahun, namun belum
juga dikaruniai buah hat
i. Juga ada yang
menginginkan agar anaknya menjadi sholeh. Maka perbanyaklah do’a akan
hal tersebut. Banyak do’a yang telah dicontohkan dalam Al Qur’an dan Al
Hadits. Di antaranya ada do’a yang berasal dari para Nabi ‘alaihimush
sholaatu was salaam.
http://muslim.or.id/uncategorized/doa-meminta-anak-yang-
http://dedi5611.blogdetik.com/perihal/

Assalamu'alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh,
Berbakti Kepada Orang Tua
Berbakti
kepada orang tua memiliki beberapa keutamaan, diantaranya :
Termasuk
amalan yang paling mulia
Merupakan
salah satu sebab-sebab diampuninya dosa
Termasuk
sebab masuknya seseorang ke surga
Merupakan
sebab keridhoan Allah
Merupakan
sebab bertambahnya umur
Merupakan
sebab barokahnya rizki
Bentuk-Bentuk Berbakti Kepada
Orang Tua dalam Islam
Berbakti kepada orang tua
dalam Islam merupakan sebuah kewajiban yang sudah jelas tertuang di dalam Al
Qur’an. Artinya, hal ini akan menjadi dosa bagi siapapun yang tidak mau
melakukannya. Dan untuk dapat melakukannya, tentu harus tahu terlebih dahulu
seperti apakah sebenarnya yang termasuk kedalam berbakti tersebut.
Dua Hal Penting dalam Membentuk
Pribadi Anak yang Sholeh
Salah satu tanggungjawab
besar dan juga berat bagi orang tua adalah membentuk anak-anaknya sehingga
memiliki kepribadian yang sholeh. Bagaimanapun, memiliki anak yang soleh tentu
merupakan sebuah dambaan setiap orang tua, dan akan aneh rasanya bilamana ada
orang tua yang tidak memiliki keinginan itu.
Hal-hal yang Harus Diperhatikan
Orang Tua dalam Memperlakukan Anak Menurut Islam
Ajaran Islam memang meliputi
seluruh aspek kehidupan, yang sudah selayaknya untuk berusaha diaplikasikan
dalam kehidupan sehari-hari pribadi muslim, termasuk bagi para orang tua dalam
memperlakukan anak-anaknya.
Langkah-langkah Islam dalam
Mendidik Anak Agar Mengamalkan Ajaran Agama
Dalam Islam, mendidik anak supaya mengetahui dan
mengamalkan ajaran-ajaran agama merupakan tugas berat dan terpenting bagi para
orang tua.
Catatan Hati Seorang Ibu
Serasa seperti baru saja
kemarin ketika aku memelukmu sewaktu kau masih seorang bayi. Tetapi waktu
mempunyai cara untuk melewati kita, dan tanpa sepengetahuan kita. Aku menutup
mataku sebentar saja, dan membukanya kembali untuk menemukan kau telah
bertumbuh. Aku merindukan hari-hari ketika kau mengucapkan kata-kata pertamamu
dan langkah pertamamu dengan hati-hati.
Pengaruh Perhatian Orang Tua
Terhadap Prestasi Belajar Anak
Perhatian orang tua ternyata
memiliki pengaruh besar terhadap pencapaian prestasi belajar anak atau siswa di
sekolahnya. Hal ini setidaknya pernah di buktikan oleh hasil penelitian di Amerika
yang telah dilakukan oleh banyak pihak. Dan berikut ringkasan dari hasil-hasil
penelitian tersebut yang dikutip dari berbagai sumber.
Keterlibatan Orang Tua dalam
Pendidikan Sekolah Anak Remaja
Hasil studi menunjukkan bahwa
anak-anak berbuat lebih baik dari waktu ke waktu ketika orang tua mereka ikut
terlibat dalam pendidikan
anak di sekolah. Akan tetapi
hal itu tidak banyak berubah manakala anak-anak telah menjadi seorang remaja.
Peranan Orang Tua dalam
Pendidikan Anak di Sekolah
Orang tua memiliki peranan
besar terhadap pendidikan anak-anaknya di sekolah. Tidak ada yang
bisa membantu anak untuk berhasil tanpa adanya keterlibatan peran orang tua.
Sedikit kemauan kecil dari orang tua untuk mengambil peranan dalam pendidikan
anaknya di sekolah,
bisa memberikan keajaiban kepada anak tersebut di sekolahnya.
Ayat-ayat Al Qur’an Tentang
Kewajiban Anak-Anak Terhadap Orang Tua (Bag-1)
Sebagai pedoman hidup seorang
muslim, Al Qur’an telah memberikan petunjuk tentang apa saja kewajiban
anak-anak kepada orang tuanya. Dinyatakan setidaknya ada 5 hal yang menjadi
kewajiban utama anak-anak kepada orang tua; entah anak tersebut belum
berkeluarga ataupun telah berkeluarga dan telah berperan sebagai orang tua
juga. Kelima hal tersebut adalah taat kepada orang
tua, mendo’akan orang tua, berbakti kepada orang tua, memberi nafkah, dan
menasehati orang tua.
Ayat-ayat Al Qur’an Tentang
Kewajiban Anak-Anak Terhadap Orang Tua (Bag-2)
Ayat-ayat Al Qur’an Tentang
Kewajiban Anak-Anak Terhadap Orang Tua (Bag-3)
Hak Orangtua Muslim : Ditaati
Anak
Karena orang tua adalah
pondasi dalam bangunan keluarga dan upaya membangun generasi, maka al-Qur’an
menegaskan posisi mereka yang sangat agung dan kewajiban berbuat baik kepada
mereka. Adapun hak orang tua untuk ditaati oleh anaknya menurut al Qur’an bisa
ditemui diantaranya dalam ayat-ayat berikut :
